Navigasi Disrupsi Digital dan Ekonomi Global, Kolaborasi Lintas Prodi UNPAM Hadirkan ISCTE Business School Portugal
Published on: 4 Sep 2026

Kegiatan Universitas
Navigasi Disrupsi Digital dan Ekonomi Global, Kolaborasi Lintas Prodi UNPAM Hadirkan ISCTE Business School Portugal
Tangerang Selatan, Jumat 4 September 2026 – Keberhasilan sebuah program studi tidak hanya dilihat dari banyaknya mahasiswa yang dapat diperoleh, melainkan juga dari keterampilan dalam beradaptasi dengan dunia industri global. Semangat inilah yang melandasi Universitas Pamulang (UNPAM) melalui kolaborasi lintas program studi antara Program Studi Manajemen dengan menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi turut serta menghadiri agenda Visiting Professor.
Adapun langkah strategis ini diwujudkan melalui kehadiran akademisi dari ISCTE Business School Portugal, Profesor Renato Pereira, bertempat di Ruang Teleconference, Gedung Viktor, Kampus Universitas Pamulang.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unpam, Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom., menegaskan pentingnya melengkapi mahasiswa dengan adaptabilitas global dan literasi lintas disiplin.
"Tantangan perguruan tinggi hari ini adalah bagaimana mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga lincah beradaptasi dengan perubahan industri. Melalui sinergi lintas prodi dan diskusi bersama akademisi internasional seperti Prof. Renato, kami membekali mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Manajemen agar memiliki wawasan global, peka terhadap perkembangan teknologi, dan berdaya saing pada level internasional," ujarnya.
Forum akademik internasional yang mengusung tema "From Local Ideas to Global Impact: Entrepreneurship, Innovation, and Business Growth" menjadi ruang diskusi strategis yang mempertemukan sivitas akademika lintas disiplin ilmu. Fokus utama kegiatan ini adalah membedah peta pergeseran ekonomi global, strategi pengelolaan keuangan pada era disrupsi, hingga landasan pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi bagi mahasiswa.
Dalam pemaparannya, Prof. Renato Pereira mengulas lanskap ekonomi global yang bergerak amat dinamis. Beliau menyoroti pertumbuhan pesat Tiongkok dalam peta bisnis internasional di tengah tantangan kebijakan moneter ketat (easy money policy) dan ketidakpastian pasar yang dialami negara-negara Barat. Menurutnya, lonjakan pinjaman publik dan ekspansi likuiditas sejatinya dapat memberikan stimulus positif bagi ekosistem bisnis dan kewirausahaan, dengan syarat dikelola secara presisi serta dialokasikan untuk pengembangan teknologi dan riset mutakhir.
Tidak hanya mengupas isu ekonomi makro, diskusi interaktif ini juga mengeksplorasi prospek aset digital seperti Bitcoin sebagai instrumen pelindung nilai (hedge) di tengah ketidakpastian finansial global. Prof. Renato membagikan tiga kunci utama bagi mahasiswa dalam mengelola aset digital secara aman dan bijak Edukasi dan Riset Mendalam: Pentingnya memahami underlying technology seperti blockchain sebelum mengambil keputusan investasi.
Manajemen keamanan digital, penerapan protokol keamanan yang ketat dan disiplin dalam pengelolaan aset digital. Diversifikasi dan disiplin emosional, pengelolaan portofolio secara terukur serta menjauhi keputusan impulsif berbasis tren (FOMO).
Inisiatif proaktif yang diambil oleh Prodi Manajemen dengan turut menggandeng Prodi Ilmu Komunikasi UNPAM dalam menggelar agenda internasional ini bukan sekadar pertemuan ilmiah rutin, melainkan sebuah pilihan strategis yang memegang peran kunci. Dalam era disrupsi modern, ilmu manajemen bisnis dan ilmu komunikasi tidak dapat dipisahkan. Sinergi interdisipliner ini memungkinkan mahasiswa tidak hanya memahami analisis strategi bisnis dan keuangan secara teknis, tetapi juga mengomunikasikan inovasi tersebut secara efektif ke kancah global.




