Logo

Prodi Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Sidang Pra Ujian Akhir Program Studi (PRAUAPS) Gelombang II bagi Angkatan Pertama

Published on: 22 Sep 2026

Kegiatan

Prodi Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Sidang Pra Ujian Akhir Program Studi (PRAUAPS) Gelombang II bagi Angkatan Pertama


Tangerang Selatan, 22 September 2026 — Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas Pamulang (Unpam), menyelenggarakan Sidang Pra Ujian Akhir Program Studi (PRAUAPS) Gelombang II pada 22–23 September 2026 di Gedung B, Kampus Viktor. Kegiatan ini menjadi tahap penting yang mengantar mahasiswa menuju penyusunan tugas akhir dan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi S-1, Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom., mengimbau mahasiswa dapat hadir dengan rapi di ruang sidang. Ia juga meminta para dosen penguji untuk menginformasikan kepada staf program studi apabila menemukan mahasiswa yang bermasalah selama pelaksanaan sidang.

“Pada hari pertama, sebanyak 166 mahasiswa mengikuti sidang dengan 67 dosen penguji yang tersebar di 15 ruang sidang. Pada hari kedua, 23 September 2026, kegiatan diikuti 112 mahasiswa dengan 79 dosen penguji di 21 ruang sidang, dan pelaksanaan dimulai pukul 12.30 WIB. Secara keseluruhan, sebanyak 278 mahasiswa mengikuti PRAUAPS Gelombang II,” ujar Katry.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain Universitas Pamulang Dr. Dameis Surya Anggara, M.Pd., mengatakan PRAUAPS Gelombang II memiliki makna khusus karena diikuti oleh angkatan pertama Program Studi Ilmu Komunikasi Unpam. Angkatan ini memulai perkuliahan pada 2023 dengan sekitar 700 mahasiswa pada semester satu, dan kini pada semester tujuh bertahan sekitar 600 mahasiswa.

Dameis mengajak mahasiswa untuk bersyukur atas kesehatan dan mengapresiasi mereka yang bertahan hingga tahap ini sebagai bagian dari upaya memperbaiki diri. 

"Ini bukan ajang foto-foto, tetapi mimbar gagasan ilmiah," ujarnya. 

Ia menekankan bahwa yang membedakan mahasiswa adalah kemampuan berpikir secara ilmiah, sehingga persiapan harus dilakukan dengan matang.

Dameis juga menyoroti aspek non-akademik, mulai dari cara berpakaian yang sopan hingga penampilan yang tertata sebagai bagian dari pembentukan karakter. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjaga konsistensi sistematika penulisan sesuai gaya selingkung sebelum masuk ke penilaian konten. Terkait penggunaan teknologi, ia menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) boleh dimanfaatkan sebagai alat bantu selama mahasiswa tetap menjadi subjek yang mengendalikannya, sembari mendorong mereka untuk terbiasa membaca literatur ilmiah melalui Google Scholar dan menguasai analisis data.

Pada akhir sambutannya, Dameis menekankan pentingnya komunikasi yang sehat antara dosen dan mahasiswa, mengingatkan agar setiap persoalan diselesaikan melalui pembimbingan di kampus, bukan diumbar melalui media sosial. 

“Peran dosen pra ujian sebagai dosen pembimbing dapat membangun chemistry yang baik demi kelancaran penyusunan tugas akhir mahasiswa,” ujar Dameis.

Berita Relative

  • Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gagas Gerakan Literasi Digital Religius lewat Pelatihan Tata Kelola Medsos

    Ilmu Komunikasi

    8 Jan 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Ubah Hiburan Jadi Peluang Bisnis, Dosen Unpam Bekali Siswa SMK Budi Mulia Skill Digital Entrepreneur

    Ilmu Komunikasi

    1 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Unpam Gelar PKKMB 2026/2027, Perkuat Akses Pendidikan bagi Seluruh Kalangan

    Ilmu Komunikasi

    27 Agu 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Dua Tahun Berkarya: HIMA Ilmu Komunikasi UNPAM Rayakan Dies Natalis dengan Tema Dwiloka Prabawa

    Ilmu Komunikasi

    19 Agu 2025

    Learn more
    Featured Image