UNPAM dan UMT Gelar International Stadium General tentang Inovasi AI dan Keberlanjutan
Published on: 9 Apr 2026

PKM, Kerjasama
Tangerang Selatan 7 April
2026 — Universitas Pamulang (UNPAM) bekerja sama dengan Universiti Malaysia Terengganu menyelenggarakan
kegiatan International Stadium General
bertema “Smart
Sustainability and Business AI Innovation in Higher Education.”
Kegiatan ini menjadi forum akademik internasional yang mempertemukan dosen,
mahasiswa, dan peneliti untuk mendiskusikan peran teknologi kecerdasan buatan (Artificial
Intelligence/AI) dalam mendukung keberlanjutan dan inovasi bisnis di
lingkungan pendidikan tinggi. Acara ini menghadirkan dua
narasumber dari institusi berbeda yang memiliki kompetensi dalam bidang
teknologi, bisnis, dan pengembangan pendidikan tinggi. Narasumber pertama
adalah Ibnu Sina, M.Sc,
akademisi dari Universitas Pamulang yang memaparkan perspektif mengenai
penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan sistem pendidikan dan strategi
inovasi bisnis berbasis teknologi digital. “Transformasi digital di perguruan
tinggi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga
menyangkut perubahan pola pikir akademik dalam mengelola data, pembelajaran,
serta pengembangan riset yang berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya. Sementara itu, narasumber kedua,
Assoc. Prof. Dr. Zikri Muhammad
dari Universiti Malaysia
Terengganu, membahas bagaimana konsep smart sustainability dapat
diintegrasikan dengan inovasi berbasis AI dalam sistem pendidikan tinggi. Ia
menjelaskan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan riset
dan inovasi yang mampu menjawab tantangan global, termasuk isu keberlanjutan
lingkungan, transformasi digital, serta pengembangan ekonomi berbasis
pengetahuan. Kegiatan ini juga menjadi ruang
pertukaran gagasan antara akademisi Indonesia dan Malaysia mengenai strategi
pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan bahwa kolaborasi
internasional sangat penting untuk memperkuat kualitas riset, inovasi, dan
pengabdian kepada masyarakat dalam era digital. Melalui kegiatan ini,
Universitas Pamulang dan Universiti Malaysia Terengganu berharap dapat
memperluas kerja sama akademik bidang penelitian, pengembangan teknologi, serta
program pendidikan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, forum
ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi mahasiswa dan akademisi
mengenai peluang pemanfaatan artificial
intelligence dalam menciptakan inovasi bisnis dan solusi
berkelanjutan di dunia pendidikan. Kegiatan ini sekaligus
menegaskan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi internasional
serta mengembangkan pendidikan tinggi yang responsif terhadap tantangan global pada
era transformasi digital. |
Doc: Prodi Ilmu Komunikasi
Univeristas Pamulang |
Pada kegiatan ini juga
mengadakan International Stadium
General yang mengangkat tema Smart Sustainability and
Business AI Innovation in Higher Education. Kegiatan akademik ini menjadi
forum pertukaran gagasan antara akademisi Indonesia dan Malaysia mengenai
pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam
mendukung keberlanjutan dan inovasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pada kesempatan ini menghadirkan
narasumber dari Universiti Malaysia Terengganu Prof. Dr. Yusliza Mohd Yusoff. Dalam sesi
pemaparan, para narasumber menjelaskan bagaimana transformasi digital berbasis
AI dapat membantu perguruan tinggi meningkatkan kualitas pengelolaan akademik,
pembelajaran, serta pengambilan keputusan berbasis data. Dalam presentasinya, dijelaskan
bahwa konsep smart sustainability
merupakan pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan teknologi digital dan
kecerdasan buatan dengan prinsip keberlanjutan jangka panjang. Pendekatan ini
tidak hanya berfokus pada efisiensi teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek
sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam pengelolaan institusi pendidikan. Selain aspek teknologi, diskusi
juga menyoroti perubahan peran dosen
dan mahasiswa pada era AI. Dosen tidak lagi hanya berfungsi
sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator, mentor, serta
perancang pengalaman belajar yang bermakna. Sementara itu, mahasiswa didorong
menjadi pembelajar aktif yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara
kritis dan bertanggung jawab. Dalam forum tersebut juga
dibahas berbagai aplikasi konsep smart
sustainability bidang pendidikan tinggi, antara lain melalui
pengembangan platform pembelajaran digital, penerapan teknologi pintar dalam
pengelolaan kampus, riset lintas disiplin yang mendukung keberlanjutan, serta
konsep kampus sebagai living laboratory berinovasi berbasis teknologi
dan lingkungan. Melalui kegiatan ini,
Universitas Pamulang dan Universiti Malaysia Terengganu berharap dapat
memperkuat kolaborasi akademik internasional sekaligus memperluas wawasan
mahasiswa dan dosen mengenai transformasi pendidikan tinggi pada era teknologi
cerdas. Forum ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong
pengembangan ekosistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan di
kawasan Asia Tenggara.
Narahubung Novita Intan, M.Sos |





